
Kalau lu mirip gue dan biasa dengerin musik sambil kerja, pilihannya banyak. Spotify jelas jadi opsi paling kepikiran pertama, apalagi kalau lu pakai Spotify Lossless. Tapi jujur aja, kecuali lu sudah tahu persis mau dengerin apa, Spotify itu nggak selalu jadi pilihan terbaik.
Buat musik latar dan buat nyari suasana tertentu kayak fokus atau semangat, YouTube Music justru kasih pengalaman yang lebih enak. Fungsinya lengkap kayak layanan streaming lain, dan bisa jadi, setelah nyoba, lu malah nggak balik lagi ke Spotify.
YouTube Music itu bukan soal video
Ini layanan streaming musik yang lengkap
Credit: Brandon Miniman / MakeUseOf

Banyak orang masih mikir, “YouTube Music itu kan buat video klip.” Jawabannya, nggak. Memang ada banyak video musik di sana, tapi di tahun 2026 ini, YouTube Music sudah jadi layanan streaming musik penuh dengan fitur yang setara Spotify. Bahkan ada nilai tambah berupa akses ke live performance, remix, dan konten musik buatan user.
Baik YouTube Music maupun Spotify sama-sama punya lebih dari 100 juta lagu. Dari sisi katalog, mereka imbang.
YouTube Music jago banget buat musik latar
Fokus ke mood dan vibe
Mau musik yang bikin rileks, fokus, atau sekadar ningkatin mood, YouTube Music hampir pasti punya playlist-nya. Spotify juga punya playlist berbasis mood, tapi kebanyakan masih kurasi manusia, kecuali beberapa playlist berbasis algoritma kayak Discover Weekly atau Daily Mix.
YouTube Music lebih agresif pakai AI dan algoritma buat bikin playlist berdasarkan suasana hati. Artinya, playlist-nya hampir nggak ada habisnya dan makin lama makin pintar, selama lu rajin like, dislike, dan nyimpen lagu.
Kalau lu buka menu Explore -> Moods & Genres, lu bakal nemu daftar playlist berdasarkan mood yang lengkap banget. Dari chill sampai energize, dari feel-good sampai romantis. Semua ada.
Kalau lagi kerja, gue pribadi butuh musik yang ritmenya stabil dan tempo-nya agak pelan biar nggak ganggu fokus. Playlist kayak Classical Focus dan Gentle Piano pas banget buat gue. Dan makin sering lu pakai YouTube Music, rekomendasinya makin relevan. Tiap kali lu balik lagi, saran musiknya bisa berubah sesuai feedback lu sebelumnya.
YouTube Music gratis
Tapi versi berbayarnya jelas lebih enak
Sama kayak Spotify, YouTube Music punya versi gratis dengan iklan.
Kalau mau langganan YouTube Music doang, harganya 10,99 dolar per bulan untuk akun individu, atau 16,99 dolar untuk paket keluarga sampai enam orang. Ini masih lebih murah dibanding Spotify yang 11,99 dolar untuk individu dan 19,99 dolar untuk keluarga.
Tapi value paling masuk akal buat individu itu sebenarnya YouTube Premium. Dengan 13,99 dolar per bulan, lu dapet YouTube tanpa iklan plus YouTube Music full tanpa biaya tambahan. Buat gue pribadi, ini deal yang susah ditolak.
Cocok banget buat dengerin musik di mobil
Musik latar di semua platform
Credit: Brandon Miniman / MakeUseOf

Kayak Spotify, YouTube Music tersedia di hampir semua platform. Android, iOS, Android TV, Android Auto, sampai Apple CarPlay. Di mobil, YouTube Music jadi sahabat baru gue. Tinggal pilih playlist energik, nyetir jauh, dan musiknya bisa terus jalan tanpa kehilangan vibe yang sama berkat algoritma-nya.
Sekali lagi, buat individu, YouTube Premium itu pilihan paling masuk akal. YouTube bebas iklan plus YouTube Music full akses dalam satu langganan.
YouTube Music adalah pilihan gue buat musik latar
Selama bertahun-tahun, gue selalu pakai Spotify buat musik latar. Dan gue masih suka Spotify. Tapi Spotify sering nuntut lu buat tahu dulu mau dengerin apa. Kadang pilihan kebanyakan malah bikin bingung.
Spotify punya banyak playlist mood dan vibe, tapi menurut gue rasanya agak terbatas karena mayoritas masih kurasi manusia dan nggak berkembang otomatis. Memang sekarang Spotify sudah mulai pakai AI juga, kayak AI playlist generator dan Prompted Playlist, ditambah playlist mingguan kayak Discover Weekly atau Daily Mix yang lumayan membantu.
Tapi kalau gue cuma pengin suasana tertentu tanpa mikir panjang, YouTube Music itu pas banget. Dan karena gue sudah langganan YouTube Premium dan literally hemat berjam-jam tiap bulan karena nggak nonton iklan, YouTube Music jadi bonus yang kepake banget.
Buat gue, pilihannya jelas. YouTube Music lebih enak buat background listening.
0 Komentar